cabri 2D

Posted: February 1, 2013 in Uncategorized

1. Menggambar Elips

Membuat garis lurus dengan mengklik “Line”.

Memberi nama titik pada line dengan mengklik “Label”, lalu beri nama titik dengan “F1”

Membuat titik fokus ke dua di sebelah kanan titik fokus 1 (F1) pada garis lurus tadi, klik “Point on objek”

Memberi nama titik dengan “F2”, klik “Label”.

Membuat lingkaran dengan mengklik “Circle” yang berpusat di titik “F1” dan berjari-jari lebih besar dari panjang |F1F2|.

Membuat garis lurus melalui pusat lingkaran dan memotong lingkaran di titik A (beri label/nama titik “A” pada perpotongan garis dengan lingkaran).

Membuat segment garis F1A dan F2A dengan mengklik “Segment”.

Membuat garis tegak lurus melalui titik tengah (garis sumbu) segment garis F2A dengan mengklik “Perpendicular Bisector”.

Membuat titik perpotongan garis sumbu dengan segment garis F1A dan perpotongan garis sumbu dengan F2A, dengan mengklik “Intersection Points”.

Memberi nama titik-titik potong tersebut dengan nama titik “B” dan “C”.

Aktifkan jejak pergerakan titik “B” dengan perintah “Trace on/off”.

Sembunyikan titik C dan semua garis-garis yang telah dibuat kecuali garis yang melalui F1 dan F2(garis sumbu Elips), dengan mengklik “Hide/Show”.

Buat Segment garis F1B dan F2B dengan mengklik “Segment”.

Ganti jenis garis menjadi garis putus-putus dengan perintah “Dotted” akan muncul jenis-jenis garis, pilih jenis garis putus-putus, lalu klik segmen garis F1B dan F2B.

Ukur panjang segment garis F1B dan F2B dengan mengklik “Distance and Length”.

Salin panjang segment garis F1B dengan mengklik “Calculate”
Klik ukuran panjang F1B lalu klik “=”
Arah kan cursor pada box hasil
Klik cursor dan tahan cursor lalu geser cursor pada bidang gambar.
Maka akan muncul tulisan “Result= …” pada bidang gambar,
Klik “pointer” lalu klik pada kata “Result= …” tersebut lalu ganti tulisan “Result=…” menjadi “F1B= ….”.

Lakukan seperti langkah di atas tetapi dengan segment garis F2B untuk menampilkan “F2B= …”.

Jumlahkan “F1B= …” dengan “F2B= … dengan mengklik kembali “calculator box”
Klik “F1B= … lalu klik “+”
Klik “F2B= … lalu klik “=”
Lalu pindah kan hasil penjumlahan ke bidang gambar seperti langkah diatas

Tampilkan Animasi, dengan perintah “Animation”
Klik titik A dan Tahan lalu geser kursor ke kiri atau ke kanan lalu lepas kursor.

Maka titik B akan bergerak dengan meninggalkan jejak-jejak bidang datar berupa Elips, yang merupakan himpunanan titik-titik yang jumlah jarak titik tersebut dengan satu titik dan titik yang lainnya selalu tetap. (yaitu F1B + F2B = konstan).

2. Menggambar Hiperbola

Buat garis lurus dengan mengklik “Line”.

Beri nama titik pada line yang telah di buat, dengan mengklik “Label”, lalu beri nama titik dengan nama “F1” (sebagai fokus 1).

Buat titik fokus ke dua di sebelah kanan titik fokus 1 (F1) pada garis lurus tadi, dengan mengklik “Point on objek”

Beri nama titik dengan nama “F2” (sebagai fokus 2) dengan mengklik “Label”.

Buat lingkaran dengan mengklik “Circle” yang berpusat di titik “F1” dan berjari-jari lebih kecil dari panjang |F1F2|.

Buat garis lurus melalui pusat lingkaran dan memotong lingkaran di titik A (beri label/nama titik “A” pada perpotongan garis dengan lingkaran).

Buat segment garis F2A dengan mengklik “Segment”.

Buat garis tegak lurus melalui titik tengah (garis sumbu) segment garis F2A dengan mengklik “Perpendicular Bisector”.

Buat titik perpotongan garis sumbu dengan garis yang melalui titik F1 dan titik A dan perpotongan garis sumbu dengan F2A, dengan perintah “Intersection Points”.

Beri nama titik-titik potong tersebut dengan nama titik “B” dan “C”.

Aktifkan jejak pergerakan titik “B” dengan perintah “Trace on/off”.

Sembunyikan titik C dan semua garis-garis yang telah dibuat kecuali garis yang melalui F1 dan F2(garis sumbu Elips), dengan perintah “Hide/Show”.

Buat Segment garis F1B dan F2B dengan mengklik “Segment”.

Ganti jenis garis menjadi garis putus-putus dengan perintah “Dotted” akan muncul jenis-jenis garis, pilih jenis garis putus-putus, lalu klik segmen garis F1B dan F2B.

Ukur panjang segment garis F1B dan F2B dengan mengklik “Distance and Length”.

Salin panjang segment garis F1B dengan perintah “Calculate” lalu klik ukuran panjang F1B
Klik “=” lalu arah kan cursor pada box hasil
Klik cursor lalu tahan cursor
Geser cursor pada bidang gambar
Maka akan muncul tulisan “Result= …” pada bidang gambar
Klik “pointer” Klik pada kata “Result= …” tersebut lalu ganti tulisan “Result=…” menjadi “F1B= ….”

Lakukan seperti langkah di atas tetapi dengan segment garis F2B untuk menampilkan “F2B= …

Jumlahkan “F1B= …” dengan “F2B= … dengan mengklik kembali “calculator box”
Klik “F1B= … lalu klik “-”
Klik “F2B= … lalu klik “=” à
Pindahkan hasil pengurangan ke bidang gambar seperti langkah sebelumnya

Tampilkan Animasi, dengan perintah “Animation”
Klik titik A
Tahan dan geser kursor ke kiri atau ke kanan lalu lepas kursor

Maka titik B akan bergerak dengan meninggalkan jejak-jejak bidang datar berupa Hiperbola, yang merupakan himpunanan titik-titik yang selisih jarak titik tersebut dengan satu titik dan titik yang lainnya selalu tetap. (yaitu F1B – F2B = konstan)

3. Menggambar Parabola

Buat garis lurus sebagai garis sumbu, pada area gambar dengan mengklik “Line”.

Buat garis lurus sebagai garis sumbu, pada area gambar dengan mengklik “Line”.

Beri nama titik pada line yang telah di buat, dengan mengklik “Label”, arahkan cursor pada titik, lalu beri nama titik dengan nama “O” (sebagai Titik sumbu).

Buat garis yang tegak lurus dengan garis yang telah dibuat melalui titik O dengan mengklik “Perpendicular Line”.

Beri nama titik dengan nama “F” (sebagai fokus ) dengan mengklik “Label”.

Buat segemen garis FA melalui titik F dan memotong garis sumbu di sebelah kanan titik O dengan mengklik “Segmen”.

Beri nama titik potong tersebut dengan nama titik A dengan mengklik “Label”.

Buat garis melalui titik A yang tegak lurus dengan garis sumbu dengan mengklik “Perpendicular Line”.

Buat garis yang tegak lurus segmen garis FA melalui tengah-tengah garis FA (garis sumbu segmen garis FA)dengan perintah “Perpendicular Bisector”.

Buat titik pada perpotongan garis sumbu FA dengan garis yang tegak lurus di titik A dengan perintah “Intersection Points”.

Beri nama titik tersebut dengan nama titik “P” dengan perintah “Label”.

Aktifkan trace on/off pada titik P.

Buat segemen garis FP dengan perintah “segment”.

Buat segemen garis PA dengan perintah “segment”.

Ganti jenis garis menjadi garis putus-putus dengan perintah “Dotted” akan muncul jenis-jenis garis à pilih jenis garis putus-putus à lalu klik segmen garis FP dan PA.

Aktifkan jejak pergerakan titik P dengan perintah “Trace on/off” à klik titik P.

Sembunyikan semua garis yang telah dibuat dengan perintah “Hide/Show”, kecuali garis-garis yang saling tegak lurus di titik O dan segmen garis FP serta PA.

Ukur panjang segment garis FP dan PA dengan perintah “Distance and Length”.

Salin panjang segment garis FP dengan perintah “Calculate” klik ukuran panjang FP lalu klik “=” arah kan cursor pada box hasil lalu klik cursor tahan cursor dan geser cursor pada bidang gambar. Maka akan muncul tulisan “Result= …” pada bidang gambar, Klik “pointer” à klik pada kata “Result= …” tersebut lalu ganti tulisan “Result=…” menjadi “FP= ….”.

Lakukan seperti langkah di atas tetapi dengan segment garis PA untuk menampilkan “PA= …”.

Klik Pointer lalu Klik titik A tahan kursor dan geser/gerakkan kursor ke kiri dan kekanan hingga titik P akan bergerak meninggalkan jejak-jejak himpunan titik-titik yang membentuk Parabola.

Dengan memperhatikan panjang Segmen garis FP dan PA selalu sama, hal ini sesuai dengan definisi parabola, yaitu himpunan titik-titik yang berjarak sama dari satu titik (titik fokus) dengan titik yang lain (titik pada garis direktris parabola).

COMMENTS
Leave a Comment
CATEGORIES
Tugas Aplikom
SALAH SATU CONTOH CARA MENGGUNAKAN APLIKASI ALGEBRATOR

3
DEC
Untuk menghitung garis

Langkah- langkah nya sebagai berikut :

1. Pilihlah pada menu wizard

2. Pilihlah Line

3. midpoint of a line joining two points

4.Masukan nilai (2,3) (4,6)

5. pilih solve step untuk melihat langkah pengerjaannya.

Lalu akan muncul seperti ini:

6.Pilih graph all untuk melihat gambar

Untuk menghitung garis diantara 2 titik

Langkah-langkah nya sebagai berikut :

1.Pilihlah wizard

2. Pilihlah line

3.Distance between two points (2,3) (4,6)

4. Solve Step

5.Pilih Graph ALL

Menghitung Gradien antara dua titik

Langkah-langkah nya sebagai berikut :

1. Pilihlah wizard

2.Pilihlah Line

3. Slope of a line joining two points

4. Masukkan (2,3) (4,6)

5. Solve Step

6. Pilih graph all untuk melihat gambar

Mencari Persamaan Garis dua titik

Langkah-langkah nya sebagai berikut:

1. Pilihlah wizard

2. Pilihlah Line

3. Line equation two points

4. masuukan (2,3)(4,6)

5. Solve Step

6. Graph all

Mencari Persamaan Parabola

Langkah-langkah nya sebagai berikut :

1. Pilih wizard

2. Pilihlah Parabola

3. pilih equation of parabola using fokus and directrix

4. Masukkan nilai f(7,2) d: x = 1

5. Solve Step

Mencari Persamaan Ellips

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Pilihlah wizard

2. Pilihlah elips

3. Equation of elipse using end points of major axis and length of minor axis

4. masukan nilai (2,0) (-2,0) panjang 2b =1

5. solve all

6. pilih graph all untuk melihat gambar

COMMENTS
Leave a Comment
CATEGORIES
Tugas Aplikom
SALAH SATU CONTOH CARA MENGGUNAKAN APLIKASI WINGEOM

28
NOV
SOAL 1 : “Membuat segitiga dengan salah satu sudutnya”

1. Cara membuat titik pada Wingeom

klik window,

kemudian klik 2-dim,

btns,

kemudian klik toolbar

pilih segment

untuk membuat titik pada layar klik kanan pada mouse.

2. Membuat garis penghubung titik ( segitiga )

klik line – segment – ketik ABCA

3. Menentukan sudutnya

Klik meas ,

kemudian ketik <ABC dan enter

SOAL 2 : “Membuat garis tinggi pada sebuah segitiga”

1.Membuat segitiga

klik units – triangle – pilih SAS

2. Membuat garis tinggi

klik line – perpendiculars – altitudes

ketik prip to line : BC dan front point: A

kemudian klik draw

COMMENTS
Leave a Comment
CATEGORIES
Tugas Aplikom
SALAH SATU CONTOH CARA MENGGUNAKAN APLIKASI CABRI-3D

21
NOV
Contoh soal 1 :

Membentuk jaring-jaring sebuah kubus.

1. Klik Regular Tetrahedron lalu pilih cube.Untuk membentuk kubus pada bilang, klik sembarang titik pada bidang kemudian tarik. Kubus dapat di edit dengan mengembalikan kursor.

2. Untuk membuka kubus (melihat jarring-jaring), klik Open Polyhedron lalu tarik (buka) kubus perlahan dengan menarik kursor

Contoh soal 2 :

Menentukan salah satu sudut pada kubus

1. Buat kubus seperti pada cara sebelumnya (lihat cara pertama contoh soal 1)

2. Klik kanan pada mouse, lalu surface style dan pilih empty.

3. Untuk membentuk sudutnya, pilih angle dan klik sudut yang ingin diketahui besarnya.

Contoh soal 3 :

Mengetahui besar sudut segitiga (diagonal ruang) di dalam sebuah kubus

1. Buat kerangka kubus (lihat cara pertama dan kedua contoh soal 2)

2. Klik Triangle kemudian pilih titik yang ingin dijadikan segitiga

3. Untuk membentuk sudut lakukan cara yang sama pada cara ketiga contoh soal 2.

Contoh soal 4 :

Menghitung volume pada kubus

1. Buat kubus dengan cara yang sama pada soal sebelumnya

2. Ukur panjang rusuknya dengan menggunakan distance, yaitu klik dua titik yang menjadika rusuk.

3. Klik volume dan letakkan pada kubus tersebut

Contoh soal 5 :

Menghitung luas salah satu bangun datar (persegi)

1. Buat persegi dengan memilih Square

2. Ukur panjang sisi (cara 2 contoh soal 4), kemudian pillih Area untuk melihat besar luasnya.

COMMENTS
Leave a Comment
CATEGORIES
Tugas Aplikom
SALAH SATU CONTOH CARA MENGGUNAKAN APLIKASI MICROSOFT MATHEMATIC

14
NOV
1. Penyelesaian persoalan dalam calculus

Langkah 1 : Persiapkan Microsoft Mathematics

Langkah 2 : Klik fungsi turunan yaitu

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya berupa output.

Soal kedua yaitu : (d^2/dx^2)(x^2+3)

Langkah 1 : Persiapkan Microsoft Mathematics

Langkah 2 : Klik fungsi

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

Untuk melihat grafik di 2D klik plot this exspression in 2D, maka akan muncul :

Untuk membuat grafik 3D klik plot expression in 3D maka akan muncul :

Soal ketiga : integral x dx.

Langkah 1 : Persiapkan Microsoft Mathematics

Langkah 2 : Klik fungsi integral

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

Langkah 5 :Untuk melihat grafik lakukan cara yang sama pada langkah sebelumnya.

Soal keempat

Langkah 1 persiapkan microsoft mathematic

langkah 2: klik fungsi integral dan masukkan soal

Langkah 3: Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

Untuk melihat langkah kerjanya bisa melihat pada Solution Step

Soal kelima: penggunaan limit

lankah 1: persiapkan microsoft mathematic

langkag 2: klik fungsi limit

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah keempat:

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

Soal keenam: Penggunaan soal tentang sigma

Langkah 1: Persiapkan microsoft mathematic

Langkah 2 : Klik fungsi sigma

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

Soal ketujuh: soal tentang phi.

Langkah 1: persiapkan microsoft mathematic

Langkah 2 : Klik fungsi phi

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

COMMENTS
Leave a Comment
CATEGORIES
Tugas Aplikom
SALAH SATU CONTOH CARA MENGGUNAKAN APLIKASI GRAPH 4.3

6
NOV
Penggunaan graph 4.3

Pilih function lalu insert function

Masukkan di function equation:

1. Contoh : x^2+x-6

Lalu pilih ok akan muncul seperti ini:

Untuk mencoba lagi silahkan di ulang dan mengubah warna garis dengan memilih color

2. Contoh: 2x^2+4x-16

Lalu akan muncul grafik seperti ini

Cara membuat persamaan linear dengan grafik

3. Contoh 2x-12=0 dengan 2x-y-1=0 menggunakan insert relation

4. Contoh: f(x)=(e^(5x))-5^x

Cara Membuat titik koordinat

Akan muncul seperti ini

5. Contoh soal : 3x<=6

Gunakan insert relation

Masukkan fungsi dalam soal

Maka akan seperti grafik ini

Yang bergaris adalah daerah himpunan penyelesaian

Bisa mengubah daerah himpunan berdasarkan style,mengubah warna dengan color, mengubah ketebalan dengan witdh

6. Contoh soal: 4+4cos(t) dan 4+4sin(t)

Gunakan insert function lalu ubah function type menjadi polar function

Maka akan muncul grafik seperti ini

Ketika ingin diarsir pilih F3 maka akan muncul seperti ini

Daerah yang tidak diarsir adalah perpotongan

COMMENTS
Leave a Comment
CATEGORIES
Tugas Aplikom
RECENT POSTS
SALAH SATU CONTOH CARA MENYELESAIKAN MASALAH MATRIKS DENGAN APLIKASI MICROSOFT MATHEMATICS
SALAH SATU CONTOH CARA MENGGUNAKAN APLIKASI CABRI 2D
SALAH SATU CONTOH CARA MENGGUNAKAN APLIKASI ALGEBRATOR
SALAH SATU CONTOH CARA MENGGUNAKAN APLIKASI WINGEOM
SALAH SATU CONTOH CARA MENGGUNAKAN APLIKASI CABRI-3D
CATEGORIES
Foto
Mathematics
Tugas Aplikom
Uncategorized

microsoft mathematic

Posted: February 1, 2013 in Uncategorized

Penjumlahan Matriks

Pilih Linear Algebra. Klik Insert Matriks dengan Rows: 3, dan Column: 3 . Klik Ok

Masukkan angka-angka yang akan dihitung

Tekan tanda (+) , lalu klik Insert Matrik

Klik Ok

Masukkan angka yang akan dihitung

Tekan enter untuk melihat hasilnya

Klik Solution Step untuk melihat langkah-langkahnya

Klik determine, untuk mengetahui determinantnya, hasilnya = 130.

Klik Invers untuk mengetahui inversnya

Klik Trace

Klik Transpose

Klik Size

Klik Reduce
Apa itu REDUCE?

Buka file baru Microsoft Mathematics dengan mengklik File lalu New

Klik Insert Matriks, lalu ubah Rows dan Columnnya menjadi 2 x 2

Klik OK

Masukkan angka-angkanya dan cari determinannya dengan mengklik determine

Hasilnya (-10), lalu klik Reduce

Hasilnya adalah matriks identitas. Jadi, jika determinannya bukan 0, maka reducenya adalah matriks identitas. Tapi, jika determinantnya 0, maka reducenya bukan matriks identitas.
Perkalian Matriks

Linear Algebra
Klik Insert Matriks dengan Rows : 4, dan Column : 4

Klik OK

Masukkan angka yang akan dikalikan

Tekan Shift lalu 8
Klik Insert Matriks dengan Rows:4 dan Column:2

Klik OK

Masukkan angka yang akan dihitung

Tekan Enter

Klik Solution Step untuk melihat langkah-langkahnya

Menggunakan Aplikasi ALGEBRATOR

Posted: January 16, 2013 in Uncategorized

Untuk menghitung garis

Langkah- langkah nya sebagai berikut :

1. Pilihlah pada menu wizard

a1

2. Pilihlah Line

A2

3. midpoint of a line joining two points

A2

4.Masukan nilai (2,3) (4,6)

A3

5. pilih solve step untuk melihat langkah pengerjaannya.

A4

Lalu akan muncul seperti ini:

A5

A7

6.Pilih graph all untuk melihat gambar

A6

Untuk menghitung garis diantara 2 titik

Langkah-langkah nya sebagai berikut :

1.Pilihlah wizard

a1

2. Pilihlah line

A12

3.Distance between two points (2,3) (4,6)

A13

4. Solve Step

A15

5.Pilih Graph ALL

A16

Menghitung Gradien antara dua titik

Langkah-langkah nya sebagai berikut :

1. Pilihlah wizard

a1

2.Pilihlah Line

A17

3. Slope of a line joining two points

A17

4. Masukkan (2,3) (4,6)

A18

5. Solve Step

A19

A20

6. Pilih graph all untuk melihat gambar

A21

 Mencari Persamaan Garis dua titik

Langkah-langkah nya sebagai berikut:

1. Pilihlah wizard

a1

2. Pilihlah Line

A22

3. Line equation two points

A22

4. masuukan (2,3)(4,6)

A23

5. Solve Step

A24

6. Graph all

A25

Mencari Persamaan Parabola

Langkah-langkah nya sebagai berikut :

1. Pilih wizard

a1

2. Pilihlah Parabola

A8

3. pilih equation of parabola using fokus and directrix

A8

4. Masukkan nilai f(7,2)  d: x = 1

A9

5. Solve Step

A10

Mencari Persamaan Ellips

Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Pilihlah wizard

a1

2. Pilihlah elips

A26

3. Equation of elipse using end points of major axis and length of minor axis

A26

4. masukan nilai (2,0) (-2,0) panjang 2b =1

A27

5. solve all

A29

6. pilih graph all untuk melihat gambar

A30

APLIKASI SOFTWARE MATEMATIKA “WINGEOM”

Aplikasi Wingeom adalah salah satu software dalam matematika yang digunakan untuk menyelesaikan masalah matematika khususnya yang berhubungan dengan bangun bidang datar.

SOAL 1

“Membuat segitiga dengan salah satu sudutnya”

1. Cara membuat titik pada Wingeom

klik window, kemudian klik 2-dim, btns, kemudian klik toolbar pilih segment

untuk membuat titik pada layar klik kanan pada mouse.

Image

2. Membuat garis penghubung titik ( segitiga )

klik line – segment – ketik ABCA

Image

3. Menentukan sudutnya

Klik meas , kemudian ketik <ABC dan enter

Image

 

SOAL 2

“Membuat garis tinggi pada sebuah segitiga”

1.Membuat segitiga

klik units – triangle – pilih SAS

Image

2. Membuat garis tinggi

klik line – perpendiculars – altitudes

ketik prip to line : BC dan front point: A,,,,, kemudian klik draw

Image

SOFTWARE MATEMATICS CABRI – 3D

Posted: November 20, 2012 in Uncategorized

Image

GAMBAR 1

Salah satu software matematik yang siap dimanfaatkan untuk membantu pemahaman siswa pada pembelajaran matematika khususnya geometri adalah Dynamic Geometry Software (DGS) Cabri 3D yang selanjutnya disebut Cabri 3D. Cabri 3D merupakansoftware geometri interaktif. Software ini merupakan pengembangan dari softwaregeometri Cabri II.

Cabri 3D tidak hanya tidak hanya dugunakan sebagai software  yang mempresentasikan matematika secara geometri tetapi juga dapat digunakan secara umum untuk membangun kemudahan bermatematika dengan memunculkan bentuk-bentuk yang menyerupai keaslian dari berbagai model. Software ini  memberikan kemudahan bagi siswa dan guru untuk mengeksplorasi berbagai bentuk dan model geometri. Siswa bisa lebih aktif dalam pembelajaran dengan melakukan eksplorasi tentu di bawah bimbingan guru. Software ini juga memberikan kemudahan kepada siswa untuk lebih mampu membuktikan teori dan konsep secara mandiri dengan menggunakan sedikit perhitungan dan manipulasi sederhana.

Program cabri 3D dapat dijalankan minimum pada windows 98 dan MacOS X vesri 10,3 atau di atasnya dengan konfigurasi minimal untuk PC 800 MHz atau lebih tinggi CPU, RAM 256 MB atau lebih, OpenGL kompatibel kartu grafis dengan RAM 64 MB atau lebih.

Karena buatan manusia pastinnya memiliki berbagai kelemahan serta kelebihan.  Berikut adalan rinciannya :

™ KELEBIHAN

  • Mempunyai perintah pengerjaan matematika yang luas
  • Mempunyai suatu antarmuka berbasis worksheet,
  • Mempunyai fasiitas pengerjaan yang baik dalam dimensi dua dan dimensi tiga
  • Bahasa pemogramannya memudahkan pemahaman konsep peserta didik
  • Hasil pengerjaannya lebih baik dibandingkan software Autograph dan Maple.
  • Mempunyai fasilitas untuk membuat dokumen dalam beberapa format.

™ KELEMAHAN

  • Hasil pengukurannya kurang akurat karena menggunakan angka desimal
  • Kurang baik dalam kemampuan Originality (keaslian) dan Sensitivity (kepekaan)

CONTOH PENERAPAN “CABRI-3D” DALAM SOAL MATEMATIKA

v  Contoh soal 1 :

Membentuk jaring-jaring sebuah kubus.

1. Klik Regular Tetrahedron lalu pilih cube.Untuk membentuk kubus pada bilang, klik sembarang titik pada bidang kemudian tarik. Kubus dapat di edit dengan mengembalikan kursor.

Image

Gambar 2

2. Untuk membuka kubus (melihat jarring-jaring), klik Open Polyhedron lalu tarik (buka) kubus perlahan dengan menarik kursor

Image

Gambar 3

v  Contoh soal 2 :

Menentukan salah satu sudut pada kubus

1. Buat kubus seperti pada cara sebelumnya (lihat cara pertama contoh soal 1)

2. Klik kanan pada mouse, lalu surface style dan pilih empty.

Image

Gambar 4

3. Untuk membentuk sudutnya, pilih angle dan klik sudut yang ingin diketahui besarnya.

Image

Gambar 5

v  Contoh soal 3 :

Mengetahui besar sudut segitiga (diagonal ruang) di dalam sebuah kubus

1. Buat kerangka kubus (lihat cara pertama dan kedua contoh soal 2)

2. Klik Triangle kemudian pilih titik yang ingin dijadikan segitiga

Image

Gambar 6

3. Untuk membentuk sudut lakukan cara yang sama pada cara ketiga contoh soal 2.

Image

Gambar 7

v  Contoh soal 4 :

Menghitung volume pada kubus

1. Buat kubus dengan cara yang sama pada soal sebelumnya

2. Ukur panjang rusuknya dengan menggunakan distance, yaitu klik dua titik yang menjadika rusuk.

Image

Gambar 8

3. Klik volume dan letakkan pada kubus tersebut

Image

Gambar 9

v  Contoh soal 5 :

Menghitung luas salah satu bangun datar (persegi)

1. Buat persegi dengan memilih Square

Image

Gambar 10

2. Ukur panjang sisi (cara 2 contoh soal 4), kemudian pillih Area untuk melihat besar luasnya.

Image

Cara menggunakan Microsoft Math

Posted: November 14, 2012 in Uncategorized

Microsoft mathematic adalah aplikasi komputer untuk matematika.

Dalam penggunaan microsoft mathematic  berfungsi sebagai menyelesaikan soal  calculus,statistik, trigonometri , aljabar linear. Berikut adalah informasi dalam penggunaan microsoft mathematic:

1.      Penyelesaian persoalan dalam calculus

Langkah 1 : Persiapkan Microsoft Mathematics

Langkah 2 : Klik fungsi turunan yaitu

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya berupa output.

Soal kedua yaitu : (d^2/dx^2)(x^2+3)

Langkah 1 : Persiapkan Microsoft Mathematics

Langkah 2 : Klik fungsi

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

Untuk melihat grafik di 2D klik plot this exspression in 2D, maka akan muncul :

Untuk membuat grafik 3D klik plot expression in 3D maka akan muncul :

Soal ketiga : integral x dx.

Langkah 1 : Persiapkan Microsoft Mathematics

Langkah 2 : Klik fungsi integral

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

Langkah  5 :Untuk melihat grafik lakukan cara yang sama pada langkah sebelumnya.

Soal keempat

Langkah 1 persiapkan microsoft mathematic

langkah 2: klik fungsi integral dan masukkan soal

Langkah 3: Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

Untuk melihat langkah kerjanya bisa melihat pada Solution Step

Soal kelima: penggunaan limit

lankah 1: persiapkan microsoft mathematic

langkag 2: klik fungsi limit

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah keempat:

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

Soal keenam: Penggunaan soal tentang sigma

Langkah 1: Persiapkan microsoft mathematic

Langkah 2 : Klik fungsi sigma

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

Soal ketujuh: soal tentang phi.

Langkah 1: persiapkan microsoft mathematic

Langkah 2 : Klik fungsi phi

Langkah 3 : Masukan soal pada lembar kerja ( worksheet )

Langkah 4 : Klik Enter kemudian akan muncul hasilnya.

Dengan demikian menggunakan microsoft math sangat memudahkan untuk mengerjakan soal matematika

Diberikan Soal seperti di bawah ini:

2x2+4x-16=0

Gambarlah grafik dari persamaan di atas!

Penyelesaian:

  1. Masuk ke dalam program Graph 4.3, sehingga muncul Screenshot  layar utama seperti di bawah ini: 
  2. Klik menu function > insert function.          
  3. Akan muncul menu insert function.                          
  4. Pada bagian Function Equation inputkan persamaan yang akan kita gambar grafiknya > kemudian klik OK.
  5. Hasilnya berupa grafik dari persamaan yang telah diinputkan.